Di akhirat siapa pun tidak bisa menebusnya

🍀 Di akhirat siapa pun tidak bisa menebusnya 🍀

لِلَّذِينَ ٱسۡتَجَابُواْ لِرَبِّهِمُ ٱلۡحُسۡنَىٰۚ وَٱلَّذِينَ لَمۡ يَسۡتَجِيبُواْ لَهُۥ لَوۡ أَنَّ لَهُم مَّا فِي ٱلۡأَرۡضِ جَمِيعٗا وَمِثۡلَهُۥ مَعَهُۥ لَٱفۡتَدَوۡاْ بِهِۦٓۚ أُوْلَٰٓئِكَ لَهُمۡ سُوٓءُ ٱلۡحِسَابِ وَمَأۡوَىٰهُمۡ جَهَنَّمُۖ وَبِئۡسَ ٱلۡمِهَادُ

“Bagi orang-orang yang memenuhi seruan Tuhannya, (disediakan) pembalasan yang baik. Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruan Tuhan, sekiranya mereka mempunyai semua (kekayaan) yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak isi bumi itu lagi besertanya, niscaya mereka akan menebus dirinya dengan kekayaan itu. Orang-orang itu disediakan baginya hisab yang buruk dan tempat kediaman mereka ialah Jahanam dan itulah seburuk-buruk tempat kediaman”. (ar-Ra’du [13]: 18)

📝 Dalam ayat ini Allah menyebutkan keadaan orang yang berbahagia dan sengsara di akhirat bahwa, orang yang taat dan patuh pada aturan Allah maka mereka akan mendapatkan balasan surga, balasan yang tidak pernah dilihat oleh mata dunia, tidak pernah didengar oleh telinga dunia, bahkan hati pun tidak mampu untuk membayangkannya. Adapun orang-orang sengsara, yakni mereka yang tidak patuh akan aturan Allah, maka seandainya di akhirat nanti mereka memiliki dua kali lipat seluruh kekayaan bumi, niscaya mereka ingin menebus adzab Allah dengannya, akan tetapi semuanya tidak akan Allah terima.

➡ Maka bersegeralah, karena kehidupan dunia ada amal tanpa hisab di dalamnya, sementara akhirat ada hisab tanpa amal di dalamnya.
(Lihat Tafsir Ibnu Katsir dan Tafsir as-Sa’di)

Semoga Allah menjadikan kita hamba-hambaNya yang shalih.

____________
✍ Beni Sarbeni

🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂🍃🍂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *